Pelajaran Berharga Dari Cerita Tentang Supir Angkot

Pelajaran Berharga Dari Cerita Tentang Supir Angkot

Aku memang suka menyapa, sekalipun orang yang tidak aku kenal. Jika ada satu hal yang ingin aku sampaikan pasti aku selalu mengawali sapaan. Seperti pagi ini, aku terlambat 3 menit dari jam biasanya aku berangkat. Konsekuensinya adalah angkot langgananku sudah lewat duluan πŸ˜€

Tidak perlu menunggu lama berhenti satu angkot, disini kalau pagi dibanjiri angkot A97 yang memang menjadi idaman hati para pekerja karena lebih cepat, tidak seperti angkot lain yang jalannya kayak keong, belum lagi angkot A97 itu bagus bagus dan bersih.

Aku naik, duduk dibelakang supir.
Aku melihat ada dua tupperware disamping supir, satu yang besar berisi air putih, satunya lagi yang kecil berisi teh manis.
Ada handuk leher terlipat rapi, ada tisu, ditambah lagi tampilan supir yang rapi.

Aku bilang : "enak abang ya, diurus istri sebaik mungkin"

Abang itu ketawa sambil bilang : "kok tau bang"

Aku bilang : "kira kira tau lah HaHaHa... Dari tupperware itu saja bisa aku simpulkan bahwa istri abang orang yang baik dan sayang suami"

Akhirnya kami cerita panjang kali lebar dan ternyata supir itu satu marga dengan aku, marga Sembiring.
Dapat durian runtuh aku pagi ini sebab saat turun dan mau bayar ongkos, abang itu bilang "gak usah bang"
Masih basa basi aku bilang "iyah... Ula bege abang"
Jadi apa yang aku lihat dari supir ini bisa jadi pelajaran untuk kita semua, istri itu memang harus memperhatikan dan mengurus suami, sebab jika suami rapi dan sehat yang dipuji orang kan istrinya juga.
Jangan mentang mentang suaminya supir lantas dibiarkan saja seperti tidak terurus.

Sebagian istri ada yang punya prinsif angkuh "KALAU MAU KAU AKU URUS, KASI UANG YANG BANYAK SEBAB TIDAK ADA PELAYANAN YANG GRATIS DI DUNIA INI"

PADAHAL seharusnya seorang istri harus merendahkan hatinya "DIA JODOH KU, DIA TAKDIR KU, APAPUN ADANYA DIA TETAPLAH DIA SEBAGAI SUAMI YANG HARUS AKU URUS"

Sebab jika dari awal seorang wanita mau mencari suami yang punya penghasilan banyak, ya jangan mau pacaran sama orang yang bergaji kecil, iya toh...?

Jika seorang wanita mau berpacaran dengan laki laki bergaji kecil maka terima lah dia apa adanya saat sudah menikah.
Jangan waktu pacaran gaji laki laki kecil katanya GAK APA APA asalkan setia GILIRAN sudah menikah gaji kecil jadi persoalan.

Tapi jika kembali kepada topik suami yang terurus seperti cerita di atas, ADA JUGA sih tipe laki laki bebal yang tidak mau diurus istrinya.

Jika istrinya bilang : "bawa ini bang, pakai ini bang, ini untuk bekal bang dll... "

Suaminya bilang : "ahh sudah lah, disana aja nanti"

Ya... Ini fakta !!!
Ada istri yang mau mengurus suami TETAPI suaminya BEBAL dan tidak mau diurus istri.
Sementara disisi lain ada suami yang tidak terurus karena istrinya tidak mau mengurus.

Seharusnya sama sama mengurus,
Sama sama memperhatikan dan
Sama sama mendengarkan arahan.

Jika seorang istri berkata : "begini bang, begitu bang, pakai ini bang, pakai itu bang, dll" itu bukan berarti si istri mengintervensi kehidupan suami.
Itu semata mata karena istri ingin melihat suami berharga didepan orang banyak.

--------------%-------------

Yahh begitu lah kira kira cerita Oppung Mittop pagi ini😊

"Jangan sepele melihat angkot sebab dari angkot juga kita bisa belajar banyak tentang kehidupan"
Advertisement

Baca juga:

Blogger
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar