Skip to main content

Jika Mereka Tak Terpilih Nanti (PilPres 2019)

Jika Pak Jokowi dan Mbah Amin ga terpilih, mereka akan kembali menjadi pengusaha dan kyai. Jokowi kembali ke Solo dengan bisnisnya yg bisa membuatnya hidup sangat layak, bercengkrama dengan Bu Iriana, Gibran, Ayang, Kaesang, Selvi dan Bobi. Bermain gobagsodor dengsn Ethes dan Sedah. Tetep indah dan bahagia.

Mbah Amin kembali menjadi penasihat para ulama, bahagia menjaga akhlak negeri ini dengan pengajian-pengajiannya. Bahagia bersama istri, anak dan cucu-cucunya. Murid ngajinya tetap berjuta seluruh nusantara, dihormati dan dikhikmati.

Jika Pak Prabowo dan Mas Sandi tak terpilih, mereka pun memiliki kehidupan yg indah dan bahagia.
Pak Prabowo, semoga bisa rujuk dengan mbak Titiek, berkumpul bahagia dengan keluarganya. Pergi ke sana ke mari mendukung prestasi putranya. Melanjutkan hobby berkuda dan bertani dengan orang-orang sekitar rumahnya.

Mas Sandi juga tetap dengan kehidupannya yang bahagia. Bersama istri cantiknya, anak2nya, meneruskan bisnisnya dan dia ttp menjadi pengusaha muslim yg membawa manfaat banyak utk negeri ini.

Lha aku, kamu, mereka?
Kadang sahabatmu dari kecilmu pun sudah kamu blocked, kamu ajak berantem hanya karena pilihannya berbeda.
Jangan2 kamu sudah malu datang ke reuni karena setiap reuni sebelumnya kamu rajin mendalilkan ayat2mu hanya untuk mendukung satu paslon dukunganmu dan sudah kamu kafirkan temenmu.

Baca Juga :
Analogi Sederhana Untuk Yang Nyinyir Soal Utang
Auto Followers Instagram, Amankah ?
Cara Ganti Popok Otomatis

Jangan2 kamu tak berani lagi menyapa sahabatmu karena sudah terbiasa memanggilnya cebong, kampret, iq sekolam, dll

Jangan2 saat kamu butuh pekerjaan, butuh bantuan, temanmu tak lagi ingat padamu karena saling olok pasukan nasbung, dsb.

Jangan2 perseteruan kalian tak pernah usai hingga salah satu dari kalian meninggal karena perbedaan pilihan 5 tahun lalu menjadi dendam 5 tahun ke depan dan ke depannya terus.

Jangan2 hidupmu yang penuh dendam karena bukan kefanatikan pilihan yang entah dalilnya kamu ambil dari ayat mana sesukamu hanya untuk memenuhi nafsumu sendiri.

Jangan2 mulutmu, tanganmu sdh terbiasa menghujat dan mencela hingga memanggil manusia lain dungu pun kamu anggap ibadahmu.

Jangan2 kamu akan membesarkan anak2mu menjadi generasi hoax generasi pencela, generasi pengumpat karena dari kecil sering mendengarmu berapi2 menyebut orang lain kampret, cebong, dungu, penipu, bodoh, dll.

Pak Jokowi, Mbah Amin, Pak Prabowo dan Mas Sandi melanjutkan hidupnya dengan bakti mereka, hidup bahagia.
Aku, kamu, mereka????
Hidup merugi setelah sekian lama hy sering mencari kekurangan para bapak yang hebat2 itu, menghinakan mereka, padahal mengenal mereka pun tidak. Semua berdasarkan asumsimu, katanya2 yang dipercayai sebagai kitab suci.

Astaghfirullaah. Masih mau melanjutkan semua kekonyolan yang kamu yakini itu kebenaran versimu?

Jika mereka tak terpilih, mereka tetap bahagia.
Kamu?
*Tetep nelangsa dengan kebencianmu.*


#copas
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar